Saturday

Neonatus | imunisasi Heptitis B

bismillah.


betulkah pemahaman saya, 

jika bayi lahir berat badan < 2000 gr lahir dari ibu dengan HbsAg(+) maka untuk mengurangi transmisi vertikal diberikan Hb0 dan HbIg, lalu diberikan lagi Hb1 1 bulan kemudian saat Berat badan > 2000 gr?


Pemahaman Anda hampir sepenuhnya tepat, namun ada satu koreksi penting terkait syarat pemberian dosis pada usia 1 bulan.

Berikut adalah tata laksana yang tepat berdasarkan pedoman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan standar medis internasional (CDC) untuk bayi dengan berat lahir < 2000 gram dari ibu HBsAg positif:

1. Saat Lahir (Dalam 12 Jam Pertama)

Benar, bayi harus segera diberikan Vaksin Hepatitis B (HB0) dan Hepatitis B Immunoglobulin (HBIg) secara bersamaan, disuntikkan pada dua sisi tubuh yang berbeda (misalnya paha kanan dan paha kiri).

Penting: Karena berat bayi < 2000 gram, respons antibodinya terhadap vaksin pertama ini dianggap belum optimal. Oleh karena itu, dosis HB0 yang diberikan saat lahir ini tidak dihitung ke dalam rangkaian dosis imunisasi dasar.

2. Pada Usia 1 Bulan (Dosis Pertama / HB1)

Vaksin Hepatitis B diberikan kembali sebagai dosis pertama (HB1) saat usia kronologis bayi mencapai 1 bulan.

Koreksi untuk pemahaman Anda: Anda tidak perlu menunggu berat badan bayi mencapai > 2000 gram di usia 1 bulan tersebut. Dosis ini tetap harus diberikan tepat pada usia 1 bulan, berapapun berat badannya saat itu.

(Syarat menunggu berat > 2000 gram hanya berlaku untuk bayi prematur yang lahir dari ibu dengan HBsAg negatif).

3. Jadwal Imunisasi Selanjutnya

Setelah usia 1 bulan, bayi tetap harus melengkapi 3 dosis imunisasi Hepatitis B dasar berikutnya (biasanya diberikan dalam bentuk vaksin kombinasi/pentavalen seperti DPT-HB-Hib) sesuai jadwal nasional, yaitu pada usia:

  • 2 bulan

  • 3 bulan

  • 4 bulan

Sehingga, secara total bayi tersebut akan menerima 4 dosis vaksin Hepatitis B (termasuk dosis saat lahir).

Langkah Evaluasi (Sangat Disarankan)

Untuk memastikan protokol pencegahan transmisi vertikal ini berhasil, bayi perlu menjalani pemeriksaan darah untuk mengecek HBsAg dan Anti-HBs pada saat usianya mencapai 9 hingga 12 bulan. Tes ini bertujuan untuk memastikan bayi memiliki antibodi yang cukup dan terbukti tidak tertular Hepatitis B dari sang ibu.
 

No comments:

Post a Comment

Neonatus | imunisasi Heptitis B

bismillah. betulkah pemahaman saya,  jika bayi lahir berat badan < 2000 gr lahir dari ibu dengan HbsAg(+) maka untuk mengurangi transmisi...